Tampilkan postingan dengan label Melacur (melakukan curhat). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melacur (melakukan curhat). Tampilkan semua postingan
Minggu, 29 Mei 2016
Haloo....kembali lagi nih sekian lama gk ngeblog heheh
dari 2013 sampai sekarang 2016 tepatnya 29 mei , banyak perubahan yang terjadi salam kehidupan ini heheh..tapi di pastikan perubahan itu semakin baik. so waktu nya kita take action dalam segala aktifitas yang produktif untuk capai segala cita cita kita
nanti saya akan berbagi sebagian pengalaman yang terbaik untuk semua nya, sapa tau bisa berguna
tetep gunakan APBN ambil positif buang negatif hehhe
segini dulu ya bro n sis , pembukaan untuk memulai blog saya hehhe
semoga semua di berikan kesehatan dan kesuksesan..amin
Jumat, 23 Desember 2011
MENGENDALIKAN EMOSI
Selamat malam semua.
kali ini saya ingin berbagi pengalaman dengan teman-teman semua, dengan tema bagaimana kita mengendalikan emosi kita, hmmmm karena saya rasa akhir-akhir ini saya merasa emosi saya tidak stabil, apakah emosi itu musiman yah, kadang enak kadang tidak enak, atau tergantung pikiran dan perasaan kita kalau sedang banyak maslah kita cepat sekali emosi, atau kalau sedang bergembira kira mudah sekali mengendalikan emosinya, bisa jadi juga sih. Tetapi intinya pengendalian emosi adalah bentuk dari pengendalian diri kita, sebelum karena itu agar kita bisa mengendalikan emosi dengan baik langkah pertama yang harus kita lakukan adalah dengan cara mengetahui diri kita terlebih dahulu, kenapa ? apakah perlu?
Jelas sangat perlu dan penting, bagaimana bisa kita ingin mengendalikan sesuatu hal tapi kita tidak mengerti hal tersebut, bisa diibarartkan bermain game. coba semua berpikir bagaimana caranya kita bisa bermain game baru dengan baik kalau kita tidak berusaha membaca buku penduan game itu atau mengerti cara bermain dan alur game tersebut, sulit bukan . Lah sama juga dengan diri kita kita ingin mengendalikan diri kita, kita wajib juga mengerti dan paham tentang siapa diri kita secara menyeluruh tidak hanya sebagian - sebagian saja. nah di sini pasti kebanyakan pasti bingung bagaimana caranya mengenal dan memahami diri kita saya mempunyai pengalaman sedikit tentang itu :
1. Merenung dan merefleksikan diri kita.
2. Bertanya dengan orang sekeliling kita.
3. Banyak-banyak membaca buku tentang pengembangan diri dan mengenal karakter diri.
5. Ikuti seminar-seminar pengembangan diri.
6. Memperbanyak berdiskusi dengan orang lain.
7. Lakukan hal-hal baru atau hal yang menantang agar kita tau kemampuan kita..
8. Terbuka untuk perubahan dan kritikan kepada diri kita.
Itulah beberapa cara untuk mempermudah kita agar bisa mengenal karakter kita dengan baik, dan banyak lagi cara yang bisa dilakukan untuk mengenal jati diri kita dengan baik, setelah tahap itu sudah dilakukan dan kita merasa sudah mengerti walau memang masih kurang sih, tetapi katakanlah cukup, itu bisa kita buat bekal untuk proses pengendalian diri kita untuk mengontrol emosi. dan saya langsung saja membagikan cara-caranya menurut pengalaman saya :
- Tenang dan tenangkan diri kita diam sejenak, releks-kan semua pikiran dan prasaan kita
- cari tempat yang tenang dan kondusif
- Bila temen-temen masih terbawa emosi ,lakukan kegiatan yang bisa membuat anda tenang ( contoh : mendengar-kan musik, melihat foto"lucu dan kenangan" indah, menonton filem kesukaan yang membuat gembira dll.)
- Setelah sudah tenang cobalah berpikir jangan kedepankan perasaan kita tapi pikiran kita, sikirkan dulu kata-kata yang membuat anda marah dan emosi. tapi fokus dengan kenapa masalah itu muncul dan bagaimna bisa masalah itu bisa terjadi??
- Setelah kita mencoba berpikir, akar permasalahnya apa kita coba untuk menganalisa dan mencari sulusi, hidari berpikir kita merasa benar, hindari ego kita tapi lebih kita menarik diri dalam zona netral.
- Berpikir strategis dan berpikir sistematis yauitu carilah sulusi yang taktis bisa dilakukan dengan meningkatkan kemudahan kinerja, resiko yang rendah dan tingkat keberhasilan yang tinggi untuk menyelesaikan masalah tersebut ,dengan menganalisa positf dan negatif nya. kalau sudah berpikir sistematis lakukan perencanaan secara langkah demi langkah, karena mustahil semua bisa langsung terselesaikan semua ,karena perubahan perlu waktu dan ruang.
- Yang terkhir yaitu jangan lupa untuk beribadah dan terus berDOA karena itulah kunci dari keberhasilan langkah-langkah kita.
Mungkin itu saja cara-cara yang saya bisa bagi kepada teman-temen, semoga berguna untuk kita semua, dan saya ada sedikit info tambahan yang saya cari dari tempat lain, seperti berikut ini :
A. Beberapa Cara Untuk Meredam Emosi / Amarah Diri Sendiri by organisasi.org :
1. Rasakan Yang Orang Lain Rasakan
Cobalah bayangkan apabila kita marah kepada orang lain. Nah, sekarang tukar posisi di mana anda menjadi korban yang dimarahi. Bagaimana kira-kira rasanya dimarahi. Kalau kemarahan sifatnya mendidik dan membangun mungkin ada manfaatnya, namun jika marah membabi buta tentu jelas anda akan cengar-cengir sendiri.
2. Tenangkan Hati Di Tempat Yang Nyaman
Jika sedang marah alihkan perhatian anda pada sesuatu yang anda sukai dan lupakan segala yang terjadi. Tempat yang sunyi dan asri seperti taman, pantai, kebun, ruang santai, dan lain sebagainya mungkin tempat yang cocok bagi anda. Jika emosi agak memuncak mingkin rekreasi untuk penyegaran diri sangat dibutuhkan.
3. Mencari Kesibukan Yang Disukai
Untuk melupakan kejadian atau sesuatu yang membuat emosi kemarahan kita memuncak kita butuh sesuatu yang mengalihkan amarah dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan dapat membuat kita lupa akan masalah yang dihadapi. Contoh seperti mendengarkan musik, main ps2 winning eleven, bermain gitar atau alat musik lainnya, membaca buku, chating, chayang-chayangan dengan kekasih pujaan hati, menulis artikel, nonton film box office, dan lain sebagainya. Hindari perbuatan bodoh seperti merokok, make narkoba, dan lain sebagainya.
4. Curahan Hati / Curhat Pada Orang Lain Yang Bisa Dipercaya
Menceritakan segala sesuatu yang terjadi pada diri kita mungkin dapat sedikit banyak membantu mengurangi beban yang ada di hati. Jangan curhat pada orang yang tidak kita percayai untuk mencegah curhatan pribadi kita disebar kepada orang lain yang tidak kita inginkan. Bercurhatlah pada sahabat, pacar / kekasih, isteri, orang tua, saudara, kakek nenek, paman bibi, dan lain sebagainya.
5. Mencari Penyebab Dan Mencari Solusi
Ketika pikiran anda mulai tenang, cobalah untuk mencari sumber permasalahan dan bagaimana untuk menyelesaikannya dengan cara terbaik. Untuk memudahkan gunakan secarik kertas kosong dan sebatang pulpen untuk menulis daftar masalah yang anda hadapi dan apa saja kira-kira jalan keluar atau solusi masalah tersebut. Pilih jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada. Mungkin itu semua akan secara signifikan mengurangi beban pikiran anda.
6. Ingin Menjadi Orang Baik
Orang baik yang sering anda lihat di layar televisi biasanya adalah orang yang kalau marah tetap tenang, langsung ke pokok permsalahan, tidak bermaksud menyakiti orang lain dan selalu mengusahakan jalan terbaik. Pasti anda ingin dipandang orang sebagai orang yang baik. Kalau ingin jadi penjahat, ya terserah anda.
7. Cuek Dan Melupakan Masalah Yang Ada
Ketika rasa marah menyelimuti diri dan kita sadar sedang diliputi amarah maka bersikaplah masa bodoh dengan kemarahan anda. Ubah rasa marah menjadi sesuatu yang tidak penting. Misalnya dalam hati berkata : ya ampun.... sama yang kayak begini aja kok bisa marah, nggak penting banget sich...
8. Berpikir Rasional Sebelum Bertindak
Sebelum marah kepada orang lain cobalah anda memikirkan dulu apakah dengan masalah tersebut anda layak marah pada suatu tingkat kemarahan. Terkadang ada orang yang karena diliatin sama orang lain jadi marah dan langsung menegur dengan kasar mengajak ribut / berantem. Masalah sepele jangan dibesar-besarkan dan masalah yang besar jangan disepelekan.
9. Diversifikasi Tujuan, Cita-Cita Dan Impian Hidup
Semakin banyak cita-cita dan impian hidup anda maka semakin banyak hal yang perlu anda raih dan kejar mulai saat ini. Tetapkan impian dan angan hidup anda setinggi mungkin namun dapat dicapai apabila dilakukan dengan serius dan kerja keras. Hal tersebut akan membuat hal-hal sepele tidak akan menjadi penting karena anda terlalu sibuk dengan rajutan benang masa depan anda. Mengikuti nafsu marah berarti membuang-buang waktu anda yang berharga.
10. Kendalikan Emosi Dan Jangan Mau Diperbudak Amarah
Orang yang mudah marah dan cukup membuat orang di sekitarnya tidak nyaman sudah barang tentu sangat tidak baik. Kehidupan sosial orang tersebut akan buruk. Ikrarkan dalam diri untuk tidak mudah marah. Santai saja dan cuek terhadap sesuatu yang tidak penting. Tujuan hidup anda adalah yang paling penting. Anggap kemarahan yang tidak terkendali adalah musuh besar anda dan jika perlu mintalah bantuan orang lain untuk mengatasinya.
B. Cara Untuk Meredam Emosi / Amarah Orang Lain by organisasi.org :
Untuk meredam amarah orang lain sebaiknya kita tidak ikut emosi ketika menghadapi orang yang sedang dilanda amarah agar masalah tidak menjadi semakin rumit. Cukup dengarkan apa yang ingin ia sampaikan dan jangan banyak merespon. Tenang dan jangan banyak hiraukan dan dimasukkan dalam hati apa pun yang orang marah katakan. Cukup ambil intinya dan buang sisanya agar kita tidak ikut emosi atau menambah beban pikiran kita.
Jika marahnya karena sesuatu yang kita perbuat maka kalau bukan kesalahan kita jelaskanlah dengan baik, tapi kalau karena kesalahan kita minta maaf saja dan selesaikanlah dengan baik penuh ketenangan batin dan kesabaran dalam mengatasi semua kemarahannya. Lawan api dengan air, jangan lawan api dengan api. Semoga berhasil menjinakkan emosi rasa marah anda.
Label:
himpunan mahasiswa,
HMAK,
info menarik,
Melacur (melakukan curhat),
mengenal karakter,
rasasurabaya,
rasasurabaya.blogspot.com,
surabaya,
UPN,
warna-warni surabaya
Minggu, 27 November 2011
JUJUR itu MAHAL
selamat pagi dolor semua
bagaimana keadaan temen-temen semua, semoga diberikan kesehatan semua, di pagi hari ini, aku ingin berbagi dengan temen - temen semua, karena tidak sengaja saya terbangun dari tidur saya, karena alhamdulilah surabaya tetap saja panas, walau sudah musim hujan,hehehhe mencoba bersukur dengan apapun yang terjadi,
omong" bersukur saya teringat dalam sebuah buku, namanya quantum ikhlas, buku itu dahsiat banget buat saya, menyadarkan setiap manusia untuk bisa menjadi ikhlas dengan selalu bershukur dengan kondisi apapun. Memang itu sulit bagi kita semua di setiap cobaan" yang ada kita harus berusaha bersyukur, hmmm.....
kita tidak sadar apa saja anugrah Tuhan yang diberikan kepada kita, yang jelas sangat banyak tetapi kita jarang sekali,selalu tidak mencoba untuk mengerti hal tersebut, akhirnya apa yang terjadi kita selalu mengeluh di setiap kondisi, dengan merasa menjadi manusia yang tidak beruntung, putus aja, dll hmmm.. kalau tuhan tidak maha sabar, pastilah kita sudah almarhum, karena sudah jenuh dengan tingkah polah manusia yang tidak mau bersyukur dan berusaha tidak ada puas"nya .
OK, itu prolog dari saya , dan kali ini saya ingin bercerita tetang arti sebuah kejujuran, apa sih arti jujur itu, kalau saya mengartikan jujur itu merbicara terus terang tanpa ada hal yang di tutup"in, sederhana bangetkan pengertian nya, tetapi saat kita dalam keseharian nya, apakah lebih sering tidak jujur, dari pada jujur..hufttt
saya takut buat jawab nya,,hehe yakan ane aja gk jujur tuh, tapi saya berusaha jawab deh, kalau aku sering banget gk jujur , terutama kepada diri saya sendiri, orang tua, orang lain dan banyak lagi..horeee yes aku bisa jujur, (yaelah jujur sekali aja dah seneng banget gue)hahhaha. Tetapi tau gak kawan, makna kejujuran itu dalam keseharian kita, dalam agama sudah jelas tertulis bahwa tidak jujur itu dah dosa besar,(walau gak tau ayat nya bagaimna, tapi kata guru agama saya seperti itu) dalam bermasyarakat juga tidak jujur itu sangat di benci sekali, dan kita juga tidak suka kalau orang lain tidak jujur dengan kita,,, TETAPIIIIIIIiiiiii..... kenapa kita tahu itu, dan kita sering kalinya JUGA tidak jujur, hmmmm(merenung sebentar) , saya mencoba menyimpulkan pengertian lain bahwa JUJUR = Harga yang MAHAL. jujur itu sangat mahal, berita buruk nya seperti itu, kita sulit sekali mengatakan kejujuran dalam hal kecil pun kadang kalanya kita tidak bisa jujur, karena terbisa tidak jujur, kita mengucapkan kedustaan,. wah jangan sampi ketidak JUJURan sudah menjadi kebiasaan kita, atau menjadi sebuah penyakit sosial yang terjangkit di masyarakat kita, IRONIS banget saat bangsa ini sudah tidak jujur lagi.
Saya pernah membaca sebuar artikel dan presentasi juga, bahwa peringkat pertama dari perusahaan besar menerima karyawannya dengan syarat yaitu 1. JUJUR dan banyak lagi, saya tidak perlu membaca sampai terahir tetapi saya berpikir ,wah gilak perushaan besar pun yang hebat memerlukan karyawan yang JUJUR, kenapa kok yang pertama tidak yang PINTAR, Pengalaman yang banyak, tanggung jawab,dan lain".
saya mencoba mengartikan itu ,dalam pengertian percuma karyawan itu pintar IP di atas rata, rajin, etos kerja tinggi, pengalaman kerja dimana - mana, tampan dan cantik, dan lain" tetapi dia nanti tidak bisa JUJUR, ujung"nya nanti karyawan itu akan korupsi, korupsi uang, tanggung jawab, berhianat, berdusta dan banyak lagi efek dari tidak adanya kejujuran, hmmm....ternyat ngeri jugak yah.
saya kasik lagi contoh yang terakhir dalam berpacaran dan didalam keluarga kejujuran itu penting gk sih.. jelas sangat penting kawan, harga matilah untuk kejujuran itu ,
mungkin saya tidak mau meneruskan cotoh-contoh kejujuran dalam prespektif padang yang berbeda karena saya rasa teman" sudah menangkap apa maksud saya. JUJUR seperti JAMU , kenapa kok JAMU, (jujur kok seperti jamu sih brow), iya aku bilang JAMU, jamu itu sangat pahit sekali dan gak enak rasanya, tapi sadar atau tidak sadar jamu itu sangat menyehatkan serta bisa menyembuhkan beberapa penyakit kita dari dalam, sama seperti keJUJURAN, memang sulit untuk berjakata jujur ,tapi yakinilah bahwa jujur adalah suatu hal baik yang akan kita dapatkan di depan sana nantikny, tidak untuk saat ini saja, tetapi untuk esok dan seterusnya. kita akan mencoba jujur dari diri sendiri, dan dari sekarang, karena jujur adalah kebiasaan dan kebudayaan.
Saat jujur itu sudah tertanam dalam dalam diri kita , kita akan berbuat baik untuk diri sendiri dan orang lain, karena kita berusaha memberikan yang terbaik, memberikan keindahan secara nyata. bukan kepalsuan. tetapi berbohong itu juga diperbolehkan saat kebohongan itu adalah kegohongan yang baik, bisa diartikan kebohongan yang baik adalah, kebohongan yang akan bertujuan dan bermanfaat yang baik, bukan akan membuat sebuah kedustaan yang menyesatkan.
tips buat kita semua, kita biasakan diri kita atau orang lain untuk bebicara jujur dari hal-hal yang kecil dan sederhana, karena itu basic, saat sudah kita berkomitmen dalam diri kita bahwa kejujuran adalah kebutuhan dalam kehidupan kita tidak hanya sebuah keinginan semua orang, tapi kebutuhan mendasar dalam manusia.
disini saya berusaha menyadarkan diri saya, dan mengajak teman" semua merenungkan dari KEJUJURAN diri kita. selamat berjuang dan maaf kalau ada kata" saya yang salah. semoga cerita saya mendapat manfaat untuk kita semua.
"Never give up" salam berdaya dan salam perubahan
Label:
jujur,
Melacur (melakukan curhat),
motivasi,
Pengembangan diri,
percaya diri,
positif thinking,
rasasurabaya,
rasasurabaya.blogspot.com,
surabaya,
UPN,
warna-warni surabaya
Selasa, 15 November 2011
THE POWER of FOKUS
salam sangar dolor....
semangat pagi......
wah jam menujukan pukul 03.00, dan suhu di luar masih dingin dikarenakan surabaya baru saja hujan, walau badan masih capek dikarenakan aktifitas rutin sehari-hari tapi mental harus tetap sehat. hehe kata abang saya di TNI, di sana memang fisik di gembleng dengan keras , tetapi mental yang harus di utamakan untuk menjadi prajurit yang tangguh, walau fisiknya tidak seberapa hebat, memang opini itu sempat yang benarkan juga, karena saya dengar dari temen saya yang aktif di Pencinta alam juga sama seperti itu..hmmm so...mental itu harus bener" tahan banting yah...tapi bagaimana mendapatkan mental yang hebat itu, kadang kita sulit untuk mendapatkan jawaban yang pas denangan diri kita,,
Tetapi saya kali ini mau bagi-bagi cerita tetang kekuatan "FOKUS", kata pepatah , "guru yang paling baik adalah pengalaman" saya gk tau itu bener atau salah, tapi saya sekarang meyakini itu sih kalau teori itu benar entah sampai kapan saya juga tidak tau,hehe bahwa kita bisa belajar dari 2 hal, belajr dari diri kita dan dari orang lain, bayak cara untuk kita bisa berkembang dan mencapai apa yang kita inginkan..tetapi semua hal itu sarat dengan suatu proses yang memerlukan suatu perjuangan yang tinggi..hmmmm ngeri sih kalau kita denger kata berproses coz conon kata banyak orang sangat sulit, tapi kenapa kita gk mau mencoba untuk mendapatkan pengalaman, kan tadi dah di ungkapin ma pepatah pengalam guru yang baik,,hehe
"FOKUS". ini adalah salah satu "KUNCI" sukses untuk kita dapat mencapai sesuatu yang kita impikan dan harapkan, memang sederhana sekali 5 huruf tersebut saat kita mencoba mengucapkan, tidak butuh waktu lama juga, tetapi saat kita mempraktekanya kadan sangan sulit, ya kan proses itu gk ada yang gampang,,yupzz bener jugak sih,,,"BELAJAR ITU SUSAH"
contoh kalau kita gk "FOKUS" apa yang bakal terjadi, :
1. Saat kita mau parkir kendaraan, dan kita gak fokus, kunci pasti lupa kecabut, terus ketinggalan deh
2. Gimana kalau kita gak fokus naruh barang, pasti lupakan ditaruh mana
3. Cobak kita lagi sholat gak fokus, pasti gak sahkan sholatnya
4. Cobak kita lagi baca buku, di tengah" gk fokus terus ngelamun,,hmmm pasti lupa kita baca sampek mana
5. Saat kita janji ma orang gk fukus, jadi lupa kan janjinya
6. Saat kita ngerjakin tugas dan ujian gk Fokus, pasti gk kelar" tuh tugas n ujian nya pasti gagal
Dan banyak lagi contoh saat kita tidak "FOKUS" temen-temen masih meragukan perlunya dan pentingnya ke-FOKUSan buat diri kita..
pasti kalau masih waras, sepakat dengan opini saya, gak tau sendiri sih kalau ada yang setengah waras,,heheee pasti gak sepakat
just kiding brow..
PASTI saat kita tau dan mengerti The Power of FOKUS itu penting dan perlu, bagiamana kita bisa fokus, alias bisa konsent dengan apa yang kita inginkan. , sedikit curhat sih ,gpp kan....
saya orangnya suka hal-hal yang baru, dan alhasil apa, banyak aktifitas yang saya lakukan, sampai ketika saya tidak ada titik fokus sama sekali, jadinya setengah" deh apa yang saya dapatkan, dan sekarang saya mengerjakan namanya tugas akhir kuliah atau sekripsi, dan alhamdulilah saya mengerjakan skripis hampir 2 tahun ,padahal teman-teman seangkatan saya sudah lulus semua tinggal beberpa gelintir aja di kmpus, saya cobak memikirkan beberapa hal, dan berhenti mencari alasan, kembing hitam dan pembenaran diri,,
dan saya sadar sekali kalau saya kurang "FOKUS" dan serius untuk melakukannya, terlihat saya menunda" dan menyepelekan hal tersebut, tragis sih kalau saya masih menggunkan cara lama saya lakukan,dan di cap sebagai mahasiswa abadi. amit" deh..hehehe gak mau puoll lah, sampai saya berpikir apa saya orang nya gomblok banget..padahal banyak di angkatan saya yang katakanlah IP nya di bawah rata" dia jugak bisa lulus tepat waktu,,hahaha apa emang saya yang oon yah,,gak tau deh
sooo..saya mencoba untuk memperbaiki namanya "FOKUS" , saya memulai dari hal yang sederhana, alhamdulilah ada sedikit kemajuan walau gk besar sih, tapi saya yakin suatu saat saya akan bisa mengatasi namanya permasalahan tersebut...dan saya menemukan beberapa strateginya...ini masukan aja sih kawan, terima ya sukur, gk di terima ya alhamdulilah,,,hehe
- .Belajar melakukan fokus, dari hal-hal yang sangat kecil di setiap aktifitas kita
- Setiap mau memulai dan mengakhiri kegiatan usahakan kita berpikir terlebih dahulu alias kita evaluasi apa yang kurang dan apa yang sudah kita kerjakan, (hati-hari lan waspodo) biar kita lebih sensitif
- Kita perlu alat bantu untuk fokus, seperti catatan kecil atau teman untuk mengingatkan (hmm efektif tuh)
- Evaluasi setiap kita mau tidur kebaikan dan kesalahan apa yang kita sudah kita lakukan di hari itu.
- Olahraga setiap hari, paling bagus saat pagi hari, karena saat peredaran darah tidak lancar ke otak itu mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah ke otak, yang bisa buat kita mudah lupa alias sedikit pikun, dan olah raga membuat metabolisme tumbuh kembali lancar. kalau bisa melakukan yoga ,
itu sih tips dari saya untuk kita bisa lebih fokus lagi, dan rasakan kekuatan dari "FOKUS"......
selamat mencoba, semoga berguna , kita akan ketetmu lagi di sesi berikutnya,,,
salam perubahan dan salam berdaya..(Never give up)
Kamis, 10 November 2011
"EVALUASI DIRI "
Selamat pagi dolor semua sebangsa dan sejagat raya....
saya ingin curhat dikit nh kalau boleh lumayan banyak sih,hehehe
akhir - akhir ini saya banyak mengalami suatu hal yang saya cobak Pelajari kenapa semua ini terjadi dan buat apa itu terjadi, hmmmm emang agak GJP (Gak Jelas Puoll) tapi kalu kita pikir itu perlu untuk mengasah kesensitifan kita, saya bersukur bahwa saya pernah berproses di organisasi yang dimana saya banyak belajar tetang mengenal jati diri saya dan banyak hal lain yang luarbiasa, walau saya kurang srek sih di jurusan nya ,tapi saya yakin tuhan tidak bakal mungkin memutuskan takdir nya tanpa maksut tujuan yang jelas, kadang kita aja yang tidak bisa melihatnya,
dari pertama saya, melihat masalah datang ke diri saya, saya merasa bahwa saya menjadi orang yang sangat sial, apalagi masalah nya dobel" kayak kue lapis, hmmm....pasti membuat kita semankitn merasa hidup gk mau ,mati pun segan heheehe...tapi saat saya mencoba memahami kondisi , masalah itu bisa kita atasi dengan mengawali dengan kondisi yang tepat...seperti membuat mind set kita benar dulu, bahawa saya menyimpulkan hal dari pengalaman saya ikut-ikut seminar. bahwa ada hukum aksi VS reaksi, saat kita di kenakan aksi kita akan bereaksi , dan itu menentukan suatu nasib dari diri kita, apakah nasib buruk atau baik, tergantung dari aksi atau bisa di katakan tindakan kita...hmmm dalem yah...hehe
dan saya coba untuk mempraktekan mind set itu, bermain dengan kata-kata yang saya masukan kedalam diri saya untuk merubah pikiran dan cara pandang untuk menghasilkan kesimpulan serta reaksi kita,
COntoh : Saat saya di perjalanan mau pulang dari kantor kakak saya di tengah kota, saya lewat di depan PLN , di situ jelas jalan nya sangant kecil dan jelas sangat sempit , alhasil ada kondisi macet , depan saya ada mobil yang menghadang sampai depan, saya tidak tau sempai sejauh mana kemacetan itu, dan alhamdulilah nya ada mobil juga di belakang saya, ironisnya, dramtisnya. skeptis,statis...tiissss tiiss..hehehe(stop becandanya)
mobil itu membunyikan kelakson beberapa kali, sekali sabar.., 2 kali,(sabar) 3 kali, (Sabar) 4 kali (sabar), 5 kali (JUANCOK wong iki asu kon, gk eroh macet ta,) berkata di dalam hati hehe, sory agak kasar.
tetapi saya mencoba untuk berpikir lagi untuk bereaksi dengan baik, hmmmm...tingg,,tinggg
akhirnya saya mencoba, untuk memberikan alternatif tambahan bagi diri saya, saat kondisi itu seharusnya marah, saya memberikan pilihan yang banyak untuk saya bisa memilih, pilihan 1. Marah, 2.cuwek diam saja
3. diam, tertawa dan mendoakan
tettt....tereteetttt.tetttt.. bisa di tebak, saya memilih no, berapa hayo,,he 100x. saya memlih nomer 3, saya diam sebentar melihar orang tersebut dalam mobil, dan saya berpikir kenapa orang itu sampai melakukan hal tersebut, saya membikin alasasan yang serius sampai hal yang lucu , contoh, dia ngeBEL" kelakson karena mungkin lagi terburu", atau ada rapat atau ada hal yang urgen, dan saya berpikir yang lucu jugak, wah orang ini gila paling yo, stres gk duwe duwek, opo bari potos karo pacare, dll smapai saya tidak merasa marah lagi justru saya merasa tertawa, dan akhirnya saya mendoakan orang itu biar selamat dalam perjalanan dan gk sters lagi,,hahahaha..
SSSOoOOoooo...
kesimpulan pertama ,pelajaran kali ini saya bisa belajar dari setiap hal atas AKSI vs REAKSI >>>>> NASIB kita
hmmm....bagaimana diri kita mengontrol diri untuk bisa bereaksi dengan baik dan TEPAT , wah emang gampang banget yah nulisnya atau baca nya, tapi saya yakin buat mengimplementasikannya sulit banget, tapi belum tentu tidak bisa kan,
Pelajaran ke-2 : kita mencoba untuk melatih persepsi kita dan pikiran kita dengan memasukan kata" yang bisa kita kelola dengan baik agar menghasilkan energi postif bukan justru hal negatif.
banya hal saya belajr dari setiap kondisi sehari - hari saya, hmmm dan saya cobak untuk belajar di situ.
karena saya menyakini kita bisa belajar dari siapapun dan dimanapun
ayo kawan kita kita terus belajar untuk mengenal diri kita dan menendalikan diri kita, itu adalah besic menjadi orang yang BESAR dan SUKSES
banyak lagi yang saya ingiin curhatkan, ok , selanjutnya saya akan curhat lagi dari kehidupan ,pengalaman orang lain,.,heheh
SEMANGKA..(semangat kakak)) itu kata" lucu yang saya dengar dari setiap orang dan saya menjadi termotifasi lagi hahah
salam perubahan dan berdaya
"never give up"
Kamis, 27 Oktober 2011
Mengenal dalam peMAKNAan bukan hanya peNAMAan
Salam sukses dolor,,
Pada tanggal 28 Oktober 2011, berketepatan hari sumpah pemuda banyak acara dan aksi yang dilakukan setiap lapisan elemen masyarakat, dari rakyat biasa ,mahasiswa , pemerintah maupun anak - anak. Tapi apakah kita sudah menanamkan setiap aksi kita terhadap diri kita, tidak atas pengertian dasar saja atau hanya sering kita ucapkan dalam kata - kata, tapi kita sudah menumbuhkan itu dalam pemaknaan yang sebenarnya, itu adalah salah satu contoh , saya ingin berbagi pengalaman dengan dolor-dolor semua. pada waktu saya akan melewati dan sudah melewati hari lahir saya, atau biasa di katakan hari ulang tahun. saya mencoba merenung dan merefleksikan diri , apa yang akan terjadi saat sudah jam 00.01 lebih, tepat hari lahir , saya terdiam sesaat merasakan nafas dan semua anggota tubuh dan pikiran saya , tidak ada perubahan yang terjadi dan apa arti dari ulang tahun saya dari hari-hari biasa , saya menyimpulkan itu sama saja .Apakah dengan banyak nya ucapan dan doa dari keluarga dan teman-teman dekat sudah menjadikan perubahan yang real bagi diri kita?
sering saya dan teman - teman mungkin berusaha dengan aktifitas serta kebiasaan nya, memberikan sebuah nama dan arti dari setiap kejadian atau menamai sebuah benda hidup maupun mati, tetapi dalam konteks dan konten nya itu berbeda, melakukan peNAMAan tanpa peMAKNAan dalam sebuah kata itu akan menjadikan seubuah aktifitas yang sia-sia belaka, seperti contoh kita sering menasehati orang dengan kata-kata (Ikhlas, sabar, solid, pantang meyerah, berkarya ,kreatif, inovatif dll) tanpa kita belajar dalam level pemaknaan dalam diri kita atas arti sebenarnya atau substasi serta esensi dalam kata - kata tersebut, sapa sih yang tidak bisa berkata-kata atau menamai sesuatu anak TK saja bisa untuk itu. Butuh kerja keras untuk kita belajar memaknai itu agar kita mengerti secara utuh untuk kita bisa aplikasikan dalam kehidupan kita sebenarnya.. disini saya dengan kerendahan hati dan kegoblokan saya mengajak dolor-dolor semua belajar bersama untuk lebih dulu merefleksikan diri kita untuk menjadi orang yang tau diri terbih dahulu dan belajar mendalami esesi kata-kata atau peNAMAan hal dalam jiwa kita
salam perubahan dan teruslah kita berkarya serta berkontiribusi
salam perubahan dan teruslah kita berkarya serta berkontiribusi
Senin, 24 Oktober 2011
BELAJAR DARI APAPUN dan SIAPAPUN.....
salam berdaya...
dolor semua saya ingin curhat kepada dolor-dolor se-Indonesia...
Ternyata telusur- telusur dalam kehidupan ini banyak hal yang bisa kita pelajari, karena semua bentuk dari mahluk hidup dan matipun dapat memeberikan suatu keilmuan yang besar, cotoh filosofi dari air,udara,batu, hewan sekalipun bisa kita maknai dalam kehidupan dengan mengerti unsur dan sifat mahluk itu yang kita bisa ambil, yang pasti dari sudut positifnya. Keilmuan munculpun bisa dipicu dari hal sederhana, yaitu suatu petanyaan, apa?,dimana?,bagaimana?, kok bisa?, siapa?seperti apa?.....dari sinilah manusia mencari tau kebenaran dari suatu pertanyaan, memang tidak logis sih saat begitu bayak keilmuan munculnya dari hal-hal sepele atau kecil,
dalam hal kecil itu manusia melakukan penelitian dan observasi dengan sistematis dan pembuktian-pembuktian secara ilmiah.
Terlepas dari itu semua saya akan berikan contoh real ,bahwa saat aktifitas sehari-hari kita, bisa banyak menjadi pembelajaran yang penting dalam kehidupan kita .Di awali dengan sebuah permainan, seperti catur, basket, badminton , di sana kita tidak terlepas terjadinya persaingan yang merebutkan sebuah kemenangan, ada poin-poin penting pembelajaran yaitu :
- 1.kita berpikir dan menganalisa dari kekuatan lawan kita, berpikir memahami dan belajar menjadi orang tersebut untuk mencari ancaman dan peluang untuk kita
- Kita harus menganlisa kemampuan dan kekurangan kita, kita bisa menggunakan kelebihan untuk senjata kita,dan menekan kekurangan kita, janagn sampai kita bersaing dalam kekurang kita jelas akan terjadi kekalahan telak.
- kita belajar mengendalikan diri, dengan bertarung dengan diri kita terlebih dulu, karena harus menyiapkan mental dan fisik untuk menjadi juara,tetapi besic seorang juara adalah dia bisa menerima kekalahan untuk mempersiapkan menjadi seorang pemenang yang sebenarnya.
- keahlian mengatur strategi dan membangun ketenangan berpikir, itu kunci dari sebuah pertandingan.
- Kemampuan tidak mudah menyerah dan membangun mental juara.
- Yang paling penting, selalu ikhlas apapun kondisi yang terjadi dan terus berdoa serta mencoba kembali
Itu adalah pengalaman saya dalam belajar dari setiap aktifitas keseharian kita, walau hanya di lihat dari sebuah permainan biasa, tetapi banyak lagi hal yang kita bisa pelajari dari pengalaman serta aktifitas kita sehari-hari ,belum lagi kita belajar dari pengalaman orang lain sunggug sangat merugi kalau kita tidak mau belajar dari semua itu, kita hanya menjadi orang yang berharap tanpa belajar.
Selalu ukir pengalaman untuk memperkaya diri dengan proses yang akan membentuk mental dan meperbanyak materi yang kita inginkan tanpa melupakan suatu keyakinan atas keberadaan tuhan...dan semoga kita bisa belajar dengan baik dalam kehidupan kita
Salam perubahan
Apakah kita juga Seorang Pelacur,
Salam Perubahan...
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pasti tidak asing dengan kata Pelacur atau meLacur, dalam pengertian secara luas Pelacur adalah "seorang yang menjual jasa seksual" kepada orang lain yang mengharapkan sebuah imbalan materi. dalam kesimpulan bahwa seorang pelacur adalah seseorang yang menjual jasa untuk kepuasan para pemberi imbalan materi.
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pasti tidak asing dengan kata Pelacur atau meLacur, dalam pengertian secara luas Pelacur adalah "seorang yang menjual jasa seksual" kepada orang lain yang mengharapkan sebuah imbalan materi. dalam kesimpulan bahwa seorang pelacur adalah seseorang yang menjual jasa untuk kepuasan para pemberi imbalan materi.
Tetapi dalam tema yang saya ingin angkat disini adalah seorang pelacur yang tidak sebatatas menjual jasa seksual saja, tetapi seorang Pelacur yang menjual diri nya dalam betuk ,"Moralitas, kejujuran, nama baik, kesetian, tanggung jawab, komitmen, keadilan,kebenaran" kepada para pemberi materi yang semata" untuk memuaskan orang lain dan diri sendiri, sungguh sangat lebih kejam dari pada seorang pelacur seksual yang ada di tempat prostitusi, bagaimana tidak saat pelacur menjual jasanya pada para hidung belang, kerugian yang diderita atau resiko yang ada hanya beberapa orang saja. Tetapi saat para Pelacur kejujuran, atau pelacur keadilan dll sudah melakukan Pemelacurannya bukan hanya beberap orang yang rugi atau beberapa pihak, tetapi begitu banyak resiko dan kerugian yang diderita , contoh banyak seorang pemimpin bangsa, pejabat negara, pengusaha dan para pemimpin organisasi melakukan praktek itu menjual jasa nya dengan melakukan manipulasi dan kebohongan publik untuk memenuhi kepentingan golongan dan kepentingan pribadi yang semata-mata untuk mendapatkan materi dan kedudukan semata, itu sebuah contoh yang besar seorang pelacur-pelacur yang ada di lingkungan kita atau di negara ini.
Melacur juga tidak dilakukan oleh orang besar atau seorang pemimpin di negara ini tetapi juga sering dilakukan oleh rakyat biasa atau kita sebagai mahluk sosial . Contoh hal yang sering kita lakukan kebohongan - kebohonga terhadap orang" di sekeliling kita dengan menjual kejujuran untuk kepentingan kita dan materi belaka dan banyak lagi hal yang kita sering kita lakukan dengan membohongin diri kita sendiri, memanipulasi tugas dan tanggung jawab kita , mengkorupsi waktu, wewenang, kekuasaan, kesetiaan, komitmen , persaudaraan, hubungan dan banyak lagi. Itu sebuah bentuk pelacuran sekala kecil. yang bisa di ibaratkan seperti itu.
Ini semua suatu fenomena yang harus kita renungkan bersama, bukanya saya menjadi orang yang tak pernah melacur, tidak jarang saya juga melakukan hal itu, tetapi saya pribadi ingin memerangi penyakit yang sudah mengakar itu dalam masyarakat dan diri sendiri.
Melacur juga tidak dilakukan oleh orang besar atau seorang pemimpin di negara ini tetapi juga sering dilakukan oleh rakyat biasa atau kita sebagai mahluk sosial . Contoh hal yang sering kita lakukan kebohongan - kebohonga terhadap orang" di sekeliling kita dengan menjual kejujuran untuk kepentingan kita dan materi belaka dan banyak lagi hal yang kita sering kita lakukan dengan membohongin diri kita sendiri, memanipulasi tugas dan tanggung jawab kita , mengkorupsi waktu, wewenang, kekuasaan, kesetiaan, komitmen , persaudaraan, hubungan dan banyak lagi. Itu sebuah bentuk pelacuran sekala kecil. yang bisa di ibaratkan seperti itu.
Ini semua suatu fenomena yang harus kita renungkan bersama, bukanya saya menjadi orang yang tak pernah melacur, tidak jarang saya juga melakukan hal itu, tetapi saya pribadi ingin memerangi penyakit yang sudah mengakar itu dalam masyarakat dan diri sendiri.
bukan tidak ada obatnya , banyak hal yang bisa di lakukan untuk mencegah itu dengan lebih menjalankan bentuk pendekatan spiritual , dan keagamaan serta pengembangan diri yang baik untuk menjadi diri yang mantang.
mari kawan kita menyatukan tujuan dan tekat untuk bisa memerangi kebusukan" dan penyakit yang ada dalam diri dan masyarakat.. untuk bisa memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan diri dan bangsa ini .
salam berdaya , dan salam perubahan
"never give up"
salam berdaya , dan salam perubahan
"never give up"
Minggu, 23 Oktober 2011
Kebenaran Tidak Pernah Mendua
Salam SUPER temen-temen seperti mario tegoh bilang, hehe
Saya ingin berbagi cerita sedikit dengan temen" sebangsa dan setanah air, sudah kah rekan-rekan semua membaca tema di atas "KEBENARAN TIDAK PERNAH MENDUA" apakah keBENARan itu sebenarnya, kok kebenran tidak mendua alias cuma satu (1) aja, hmmm saya sempat bingung dengar pertama kali di acara seminar NLP atau A.S.L.I (Aliansi Sadar Linguistik Indonesia) yang menjabarkan ,perbedaan antar "BENAR" dan "BETUL" ,kalau di tambahin imbuhan dalam tatanan bahasa indonesia .
keBENARan, keBETULANan hmmmm.....saya masih merasa bingung juga, tambah bingung lagi,.,,terus saya mencoba menyimak penjelasan dari para narasumber yang menurut saya sangar" heheh.
bahwa kalau ilmu keBETULan itu ilmu yang hanya di dapatkan saat momen kebetulan aja, seperti : kalau temen" duduk di bangku kuliah ,pada waktu ujian ,biasanya mahasiswa belajar dengan cara belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) dan bila waktu belajar terbatas hasil ujian nya bagus itu hanya ilmu kebetulan aja dapat bagus misal tidak bisa mengulangi nilai yang bagus saat ujian" berikut nya, contoh lagi, saat orang mau Usaha dagang, dia hanya mengunggulkan namanya nekat tanpa mempersiapkan rencana usah yang bagus, dan dia sukses , itu ilmu kebetulan bisa dia tidak bisa mempertahankan kesuksesan itu smpai lama..bahwa semua diperlukan proses penggodokan atau kematangan diri, dari suatu perencanaan dan usaha yang itu secara sadar kita lakukan dengan disiplin. bahwa tidak ada rahasia dalam kehidupan saat kita bisa melakukan yang harus kita lakukan saat kita menginginkan sesuatu hal.
Kalau ilmu keBENARan itu ilmu yang dimana melewati proses yang matang dan pondasi yang kuat tidak mudah di goyahkan dan butuh proses dan waktu yang matang, contoh. saya GANTENG, bila saya ganteng hanya keluarga saya yang memuji dan luna maya ketemu saya masih bilang jelek dan kebanyakan orang bilang jelek, itu berarti ilmu kebetulan bukan kebenaran, contoh lagi saat kita kuliah kita rajin, ulet, disiplin, pantang menyerah, dll kita lakukan dan saat kita mendapatkan nilai yang apa yang kita inginkan itu ilmu keBenaran karena melewati suatu proses yang jelas" nyata, tidak ada orang pengen kaya gk ada usaha, mau carik pesugihan pun itu harus usaha, Usaha carik tuyul usah carik babi ngepet,,heheh
so buat temen-temen semua dan kususnya saya sendiri yok mari kita mencari sebuah ilmu keBENARan. bukan hanya kebetulan aja, baik, bukan hanya kebetulan aja sukses dan bahagia tapi bener-benar kita menjalankan jalan yang harus kita lewati untuk mencapi suatu kemenanga yang hakiki..
dolor semua ,sekian curhatan saya tetang sebuah pengalaman saya, kita coba sambung lagi dengan tema" diskusi yang menarik,,,
Saya ingin berbagi cerita sedikit dengan temen" sebangsa dan setanah air, sudah kah rekan-rekan semua membaca tema di atas "KEBENARAN TIDAK PERNAH MENDUA" apakah keBENARan itu sebenarnya, kok kebenran tidak mendua alias cuma satu (1) aja, hmmm saya sempat bingung dengar pertama kali di acara seminar NLP atau A.S.L.I (Aliansi Sadar Linguistik Indonesia) yang menjabarkan ,perbedaan antar "BENAR" dan "BETUL" ,kalau di tambahin imbuhan dalam tatanan bahasa indonesia .
keBENARan, keBETULANan hmmmm.....saya masih merasa bingung juga, tambah bingung lagi,.,,terus saya mencoba menyimak penjelasan dari para narasumber yang menurut saya sangar" heheh.
bahwa kalau ilmu keBETULan itu ilmu yang hanya di dapatkan saat momen kebetulan aja, seperti : kalau temen" duduk di bangku kuliah ,pada waktu ujian ,biasanya mahasiswa belajar dengan cara belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) dan bila waktu belajar terbatas hasil ujian nya bagus itu hanya ilmu kebetulan aja dapat bagus misal tidak bisa mengulangi nilai yang bagus saat ujian" berikut nya, contoh lagi, saat orang mau Usaha dagang, dia hanya mengunggulkan namanya nekat tanpa mempersiapkan rencana usah yang bagus, dan dia sukses , itu ilmu kebetulan bisa dia tidak bisa mempertahankan kesuksesan itu smpai lama..bahwa semua diperlukan proses penggodokan atau kematangan diri, dari suatu perencanaan dan usaha yang itu secara sadar kita lakukan dengan disiplin. bahwa tidak ada rahasia dalam kehidupan saat kita bisa melakukan yang harus kita lakukan saat kita menginginkan sesuatu hal.
Kalau ilmu keBENARan itu ilmu yang dimana melewati proses yang matang dan pondasi yang kuat tidak mudah di goyahkan dan butuh proses dan waktu yang matang, contoh. saya GANTENG, bila saya ganteng hanya keluarga saya yang memuji dan luna maya ketemu saya masih bilang jelek dan kebanyakan orang bilang jelek, itu berarti ilmu kebetulan bukan kebenaran, contoh lagi saat kita kuliah kita rajin, ulet, disiplin, pantang menyerah, dll kita lakukan dan saat kita mendapatkan nilai yang apa yang kita inginkan itu ilmu keBenaran karena melewati suatu proses yang jelas" nyata, tidak ada orang pengen kaya gk ada usaha, mau carik pesugihan pun itu harus usaha, Usaha carik tuyul usah carik babi ngepet,,heheh
so buat temen-temen semua dan kususnya saya sendiri yok mari kita mencari sebuah ilmu keBENARan. bukan hanya kebetulan aja, baik, bukan hanya kebetulan aja sukses dan bahagia tapi bener-benar kita menjalankan jalan yang harus kita lewati untuk mencapi suatu kemenanga yang hakiki..
dolor semua ,sekian curhatan saya tetang sebuah pengalaman saya, kita coba sambung lagi dengan tema" diskusi yang menarik,,,
Jumat, 26 Agustus 2011
MERAIH CITA-CITA
Sudah lama saya bercita-cita bahwa saya ingin mempunyai usaha, yang nantinya tujuan saya bisa menyerap Tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di indonesia,, buzett.. keren banget yah... terkesan mustahil dan muluk" banget,,hahah emang sih lucu banget, tapi apa salahnya seseorang bermimpi . kata kang Albert Enstein sih, lebih untama mimpi dari pada keilmuan, gk tau tepat nya gimna tapi intinya mimpi adalah kunci untuk kita bisa melangkah lebih baik lagi, hehe kayak lagunya nidji aja. dari pada orang yang mempunyai banyak ilmu tapi bingung mau di buat apa, alias gk jelas n kurang bermanfaat. yang kedua saya ingin bercita-cita untuk menjadi pengajar atau GURU, tapi saya masih bingung mau ngajar apa yah..hoho yang jelas saya ingin berbagi buat sesama, biar ilmu berguna dan barokah, itu sekilas cita" saya yang ingin saya gapai, kalau temen-teman apa???? apakah anda sudah mempunyai mimpi dan cita"..hemmmm kalau belum lebih baik buat deh sekarang, dari pada nanti jadi manusia GJP alias (manusia GAK JELAS PUOLLLL) mask gak tau apa yang dia ingin capai di kehidupan ini, katanya mau sukses tapi di tanyak suksesnya gimna bingungg,,, bingung kelaut ajak kalikk,,, minimal di tanyak apa cita" nya dek bisa jawab, dari pada di tanyak gk tau . hahah maluk"in banget kan tuh orang, gk ada prestasi gk ada cita" beranian bunuh diri aja, biar gk bnyak dosa, karena ngelakukin kegiatan gk jelas..hahah bercanda browww
Dikampus juga, saya di berikesempatan buat sedikit mengkordir di bidang enterpreneur, gk atau alasan apa ,saja di tunjuk aja, hmm yahh lumayan kaget bgrt, tapi bikin tantangan aja buat diri sendri buat menjadi pembuktian kita, untuk berani mencoba hal baru, walau itu belum kita lakukin.
sana kemari berguru ilmu sampek semoedi di gunung kawi hehe, alhamdulilah banyak sekali pengalaman yang di dapet, tapi gk bikin cepet puas kareana masih ngerasa gomblok..banget
dengan kebulatan tekat, akhirnya saya memberanikan diri untuk menggapai cita"saya, yang pertama, mau jadi pengusaha sukses, yahhhh paling enggak langkah pertama bukak usah kecil"an dulu, buat beljar, dari pada perusahaan besar terus bangkrut. Lagian gk mungkin jugak bikin yang besar hahah..mana ada duit segitu brow..iya kalau boleh pinjem ke nazarudin heh bisa langsung bukak deh,,
Alhamdulilah dengan keyakinan dan usaha tanggal 8 JULI kemaren saya dan temen2 bukak cafe/warung kecil di depan kampus UPN, yah lumayan lah bisa bikin usaha sendiri dari pada ikut orang,hmmmm ada kepuasan sendiri sih, walau pasti gk lepas dari banyak nya masalah..,,,
nh warung nya,,,terettttt tetttttt
Dikampus juga, saya di berikesempatan buat sedikit mengkordir di bidang enterpreneur, gk atau alasan apa ,saja di tunjuk aja, hmm yahh lumayan kaget bgrt, tapi bikin tantangan aja buat diri sendri buat menjadi pembuktian kita, untuk berani mencoba hal baru, walau itu belum kita lakukin.
sana kemari berguru ilmu sampek semoedi di gunung kawi hehe, alhamdulilah banyak sekali pengalaman yang di dapet, tapi gk bikin cepet puas kareana masih ngerasa gomblok..banget
dengan kebulatan tekat, akhirnya saya memberanikan diri untuk menggapai cita"saya, yang pertama, mau jadi pengusaha sukses, yahhhh paling enggak langkah pertama bukak usah kecil"an dulu, buat beljar, dari pada perusahaan besar terus bangkrut. Lagian gk mungkin jugak bikin yang besar hahah..mana ada duit segitu brow..iya kalau boleh pinjem ke nazarudin heh bisa langsung bukak deh,,
Alhamdulilah dengan keyakinan dan usaha tanggal 8 JULI kemaren saya dan temen2 bukak cafe/warung kecil di depan kampus UPN, yah lumayan lah bisa bikin usaha sendiri dari pada ikut orang,hmmmm ada kepuasan sendiri sih, walau pasti gk lepas dari banyak nya masalah..,,,
nh warung nya,,,terettttt tetttttt
hehe, walau masih kecil, tapi minimal lah bagi pemula, saya dan temen" punyak kebiasaan nungkrong atau cangkruk, tuh jadi peluang hebat jugak kalau kita bikin warung sendiri, nongkrong jugak dapet n hasilin duit pula,,hehe kita ada berlima buat galang dana nya, walau terkesan banyak orang tapi seru jugak.. biar bisa rame", walau masih banyak masalah lah yang kita hadapin tapi saya optimis kita bisa laluin bareng,
dan harapan saya lagi pengen nya, saya buka Ice cream juga karena kemren saya analisa pasar dengan sebarin kosenuer ke temen" 80% dari mahasiswa ternyata sukak dengan nama nya ice cream ,
tuh jadi peluang jugak buat saya.
hmm ternyata bikin usaha tuh modal penting nya jadi orang sensitif banget, bukan orang yang tersinggungan tapi sensitif dengan peluang" yang ada di deket kita, kalau kita olah dengan analisa dan perecanaan yang matang pasti jadi hal yang besar, BERANI BOLEH tapi jangan di biasakin jadi orang NEKAT tapi bodoh, alias nekat tapi gk dipikir secara mateng, kerna sukses gk KEBETULAN bung, sukses tuh perjuangan pencarian,,hehe kok jadi orang suk ta nih.
dan harapan saya lagi pengen nya, saya buka Ice cream juga karena kemren saya analisa pasar dengan sebarin kosenuer ke temen" 80% dari mahasiswa ternyata sukak dengan nama nya ice cream ,
tuh jadi peluang jugak buat saya.
hmm ternyata bikin usaha tuh modal penting nya jadi orang sensitif banget, bukan orang yang tersinggungan tapi sensitif dengan peluang" yang ada di deket kita, kalau kita olah dengan analisa dan perecanaan yang matang pasti jadi hal yang besar, BERANI BOLEH tapi jangan di biasakin jadi orang NEKAT tapi bodoh, alias nekat tapi gk dipikir secara mateng, kerna sukses gk KEBETULAN bung, sukses tuh perjuangan pencarian,,hehe kok jadi orang suk ta nih.
Selain bikin usah jugak saya rencana nya pengen kuliah lagi sih, pengen jadi pengajar nntk nya, dengan persiapan gk jarang saya belajar buat jadi pemateri di acara-acara di kmpus, buat pembelajaran, tapi gk pembelajaran yang hanya coba" low yah, tapi pembelajaran yang kita persiapkan untuk memberikan yang terbaik, bukan berarti coba" kita gk mau berusaha buat ngasik yang terbaik, walau agak mider di dpan umum, apalagi jadi pengajar atau pemteri, MC atau apalah, kita harus hati" karena salah kata atau apa, hukum nya bisa jadi harom, misal kita ngasik ilmu salah terus sama temen" di terima mentah , nanti juga bisa terseseta , kita yang salah nantinya,,hmm seperti jadi imam gitu, salah jadi imam makmum jadi ikut salah, imam deh yang kenak dosanya,,ngajarin yang slah,, begindong,,heheeh
udah dari sini dulu curhatan saya yang panjang, nanti saya akan menlajutkan lagi perjalanan saya yang bisa saya bagi buat temen" mungkin saja bisa sedikt berguna buat temen" semua, misalnya ada kata atau kalimat yang salah mohon maaf kan saya masih pemula jugk, dan banyak keterbatasan, tapi bukan untuk mengurangi semangat saya untuk terus berkarya dan berbagi,,ok"
udah dari sini dulu curhatan saya yang panjang, nanti saya akan menlajutkan lagi perjalanan saya yang bisa saya bagi buat temen" mungkin saja bisa sedikt berguna buat temen" semua, misalnya ada kata atau kalimat yang salah mohon maaf kan saya masih pemula jugk, dan banyak keterbatasan, tapi bukan untuk mengurangi semangat saya untuk terus berkarya dan berbagi,,ok"
salam perubahan dan salam berdaya
Rabu, 10 Agustus 2011
Cinta Itu Seperti Menunggu Bis Saja
Inget artikel ini, inget pengalaman saya tetang cinta dan kesempurnaan...
sempat menjadi masalah yang besar saat saya dulu ,mencari pasangan dengan sebuah kesempurnaan yang kita inginkan. tidak ada habis" nya untuk menuntut kita menjadi orang yang serba sempurna, karena kita penuh dengan keterbatasa dan kekurangna. dan teringat lagi saat ada kata - kata yang saya baca. yaitu:
"bila ingin menjacari wanita yang baik dan sempurna bukan dengan mengejar-ngejar wanita yang menarik, baik dan sempurna yang kita lihat, tapi berusahalah menjadi orang yang yang baik dan sempurana buat kita sendiri agar kita di kejar " oleh wanita yang catik dan baik . dan sebalik nya seorang wanita terhadap pria.
dan kisah di bawah ini yang membuat saya mendapat sudut pandang lain dari harapan dan keyataan.
sempat menjadi masalah yang besar saat saya dulu ,mencari pasangan dengan sebuah kesempurnaan yang kita inginkan. tidak ada habis" nya untuk menuntut kita menjadi orang yang serba sempurna, karena kita penuh dengan keterbatasa dan kekurangna. dan teringat lagi saat ada kata - kata yang saya baca. yaitu:
"bila ingin menjacari wanita yang baik dan sempurna bukan dengan mengejar-ngejar wanita yang menarik, baik dan sempurna yang kita lihat, tapi berusahalah menjadi orang yang yang baik dan sempurana buat kita sendiri agar kita di kejar " oleh wanita yang catik dan baik . dan sebalik nya seorang wanita terhadap pria.
dan kisah di bawah ini yang membuat saya mendapat sudut pandang lain dari harapan dan keyataan.
Sebuah bis datang, dan kau bilang, "Wah...terlalu sumpek dan panas, nggak bisa duduk nyaman nih! aku tunggu bis berikutnya saja"
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih dan kok gak cakep begini... nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kau berminat, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan". Maka kamu membiarkan bis keempat pergi..
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor. Ketika bis kelima datang, kau sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kau tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama..
Moral dari cerita ini, sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kau pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.
Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita. Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kau masih bisa berteriak 'Kiri !' dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kau benar-benar menemukan bis yang kosong, kau sukai dan bisa kau percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kau dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu. Untuk dia memberi kesempatan kau masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. Bagimu sendiri, dan bagi dia.
Bis seperti apa yang kau tunggu?
Sabtu, 06 Agustus 2011
MIND SET
“…whatever is true, whatever is noble, whatever is right, whatever is pure, whatever is lovely, whatever is admirable—if anything is excellent or praiseworthy—think about such things” (Apostle Paul to Philippians).
Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang akan kita lakukan. Pola pikir kita ini akan mempengaruhi karakter, kebiasan (habits), perilaku dan sikap kita. Pola pikir ini sangat dipengaruhi oleh sistim kepercayaan atau sistim nilai yang kita miliki, nilai-nilai keluarga, pendidikan, dan lingkungan. Karena itu kita harus memastikan agar pola pikir kita hanya dibentuk dan dipengaruhi dengan nilai-nilai yang baik dan benar.
Sebuah transformasi (perubahan) pola pikir harus terjadi, jika kita ingin mengembangkan hidup yang berkualitas. Perubahan ini dimaksudkan supaya semua potensi, bakat, dan talenta kita bisa dikembangkan secara optimal, dan menghasilkan sebuah keluaran (output) dengan kualitas terbaik.
Mind Set (Pola Pikir) adalah inti dari Self Learning atau pembelajaran diri. Inilah yang menentukan bagaimana kita memandang sebuah potensi, kecerdasan, tantangan dan peluang sebagai sebuah proses yang harus diupayakan dengan ketekunan, kerja keras, komitmen untuk tercapainya kebehasilan visi dan tujuan hidup kita.
Proses pembelajaran diri selalu dimulai dari perumusan visi dan misi hidup. Inilah yang akan memandu arah dan jalan keberhasilan kita. Inilah yang akan mengarahkan kemana tujuan kita dan menjadi seperti apakah kita nanti. Namun itu tidak cukup. Perlu sebuah mind set yang berkembang (growth mindset) yang akan menjadi katalisator dalam merespon setiap peluang, tantangan, dan perubahan dan mengubahnya menjadi sebuah proses yang dijalankan dengan ketelatenan, usaha, dan komitmen yang kontinyu dan berkelanjutan, untuk menjadi berhasil, berkembang, dan berkualitas.
Seseorang dengan mindset berkembang akan selalu memandang bahwa bakat, kecerdasan, dan kualitas adalah sesuatu yang bukan given (sudah ditetapkan), tetapi bisa diperoleh melalui upaya-upaya tertentu. Karena itu hidup dalam pemanfaatan peluang dan tantangan untuk berkembang adalah jiwa dari orang dengan mindset berkembang ini. Keberhasilan dimaknai sebagai “berusaha lebih baik”, dan kegagalan dimaknai sebagai “kurangnya ketrampilan dan pengalaman”. Karena itu kegagalan perlu diresponi dengan sebuah upaya untuk bekerja lebih keras, lebih tekun, lebih bermotivasi.
Sebuah survey Gallup tentang “Karakter Orang-orang Sukses di Amerika” menjelaskan bahwa hampir semua orang yang berhasil, berkualitas dan berkembang kehidupannya, adalah mereka-mereka yang memiliki mindset berkembang, seperti: kerja keras, tujuan yang jelas, hasrat belajar yang tinggi, tidak pernah berhenti belajar pada satu bidang tetapi selalu mencoba bidang lain, menghargai kemampuan pengembangan logika, terus berusaha untuk berubah dan berkembang dan sebagainya. Hidup yang berkualitas dan berkembang bisa dicapai karena mindset yang benar sudah mendarahdaging dan menjelma dalam karakter, kebiasaan, sikap dan perilaku orang-orang sukses.
Tujuh Hukum Seorang Pembelajar (7 Laws of Learner)
Seorang pembelajar yang baik selalu mengikuti hukum-hukum yang menjadikannya pribadi yang pantang menyerah, selalu terbuka kepada perubahan, dan bersedia untuk berubah. Inilah Tujuh Hukum Seorang Pembelajar:
1. Kesuksesan itu menyangkut pembelajaran, pengembangan diri, dan proses menjadi lebih cerdas.
Tidak pernah ada kesuksesan tanpa pembelajaran. Tidak pernah ada pembelajaran jika tidak ada tujuan yang ingin dicapai. Belajar untuk menerima perubahan, tantangan, dan peluang. Belajar untuk selalu ingin tahu untuk peningkatan pengetahuan. Belajar untuk bersedia berubah dan berkembang.
2. Kecerdasan berkaitan dengan proses mempelajari sesuatu seturut dengan waktu; menghadapi tantangan dan menciptakan kemajuan.
Kecerdasan selalu bisa ditingkatkan melalui upaya yang tekun dan sungguh-sungguh. Itu bukan sesuatu yang ditetapkan. Walaupun beberapa orang memang dianugerahi dengan kecerdasan yang luar biasa, namun kecerdasan sejati adalah kecerdasan yang diperoleh dengan proses belajar, bersedia menghadapi tantangan, dan berhasil menciptakan kemajuan dalam setiap tahapan prosesnya.
3. Kegagalan sama sekali tidak menentukan nasib. Itu adalah persoalan yang harus dihadapi. dipelajari, dipecahkan, dan diambil hikmahnya.
Kegagalan bukanlah segala-galanya. Itu tidak menentukan masa depan kita. Dalam diri seseorang dengan mindset berkembang, kegagalan adalah sebuah persoalan yang perlu ditangani dan dipecahkan dengan usaha dan upaya yang lebih memadai dibanding sebelumnya. Kegagalan menjadi motivasi bagi orang dengan mindset berkembang untuk bekerja lebih baik, dengan fokus memperbaiki kelemahan dan kekurangan.
4. Upaya adalah sesuatu untuk menyalakan kemampuan dan mengubahnya menjadi pencapaian. Kemampuan dapat ditingkatkan.
Upaya itu diibaratkan sebagai pemantik api yang akan menggelorakan kapabilitas, kompetensi dan kemampuan orang apabila dilakukan dengan tekad dan komitmen yang kuat. Karena itu haruslah dipastikan supaya motivasi, tekad, dan komitmen tidak pernah padam dalam proses mentransformasi kemampuan menjadi pencapaian.
5. Keingintahuan (belajar) terus menerus tanpa akhir, serta pencarian akan tantangan.
Jiwa seorang pembelajar adalah hasrat yang tidak pernah berhenti untuk belajar dalam segala hal. Tidak ada waktu sedikitpun untuk berhenti dari hasrat itu. Mengembangkan rasa ingin tahu dengan mencari tantangan baru. Tidak pernah puas dengan kondisi sekarang, tetapi selalu mencari jalan untuk perbaikan dan pengembangan. Ketika hasrat itu padam, mati jugalah jiwa sang pembelajar
6. Bertanggung jawab terhadap proses-proses yang membawanya kepada keberhasilan dan mempertahankannya.
Setiap proses yang membentuk karakter dan kebiasan sukses harus dipertanggungjawabkan dengan mempertahankan proses tersebut, ketika tantangan menjadi lebih berat dan sulit. Walaupun mungkin proses tersebut harus diupayakan lebih keras, lebih tekun, lebih bersemangat dibandingkan sebelumnya. Tetapi inilah arti pertumbuhan. Tidak akan pernah menghadapi situasi dan tantangan yang sama. Namun proaktif mencari situasi dan tantangan yang jauh lebih berat dan sulit dibandingkan sebelumnya. Seorang pembelajar haruslah memastikan untuk terus mempertahankan, bahkan meningkatkan kualitas karakter yang membawanya kepada keberhasilan sebelumnya. Inilah mentalitas sang juara
7. Bersedia menerima umpan balik dan kritik untuk peningkatan kualitas dan kemajuan
Umpan balik bisa menjadi obat maupun racun. Tergantung sikap dan mindset orang. Seorang pembelajar yang sadar akan proses, selalu mencari umpan balik untuk perbaikan yang dibutuhkan. Tidak pernah alergi dengan kritik yang bertubi-tubi, betapapun tajamnya kritik tersebut. Bagi seorang pembelajar banyaknya kritik tidak menentukan masa depannya, walaupun mungkin kritikannya memang benar. Jika kegagalan yang dihadapinya dan banyak kritik yang diperolehnya, seorang pembelajar dengan mindset berkembang akan terlecut hatinya untuk meningkatkan upayanya karena pola pikirnya yang menempatkan kegagalan sebagai kurangnya ketrampilan dan pengalaman. Kritik adalah obat yang menyehatkannya.
Memulai Menjadi Seorang Pembelajar
Jika ingin menimba keberhasilan dan menjadi pribadi yang berkualitas, tidak ada jalan lain bahwa kita harus mengalami transformasi mindset kita. Tidak mudah mengubah mind set lama dengan mind set baru, karena perubahannya yang bersifat radikal. Mengubah mindset berarti membongkar kebiasaan dan sikap kita yang lama dan membentuk sebuah karakter baru seorang pembelajar. Visi dan tujuan hidup akan menjadi katalisator perubahan tersebut.
Perubahan mindset ini harus diikuti dengan sebuah identifikasi: peluang dan tantangan apa saja yang kita hadapi dan bisa kita gunakan untuk berkembang. Peluang itu bisa untuk diri sendiri, profesi, maupun untuk orang-orang di sekitar kita, dan ketika identifikasi itu sudah dilakukan, kita perlu menyusunnya dalam sebuah rencana aksi yang jelas dan terukur. Tentu dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat supaya rencana itu berjalan dengan baik. Jika kita menemui rintangan atau kemunduran, maka kita perlu menyusun ulang rencana berdasarkan umpan balik dan kritik yang kita terima.
Ketika keberhasilan sudah mulai bisa dicapai, kita perlu memikirkan bagaimana cara mempertahankan keberhasilan tersebut, bahkan melanjutkan dan meningkatkannya. Tentu ini adalah sebuah proses berulang (circle process) dalam pembentukan karakter, kebiasan, dan perilaku kita menjadi pribadi yang utuh, berkualitas dan berkembang. Jadilah seorang pembelajar yang baik.
Dari penggalan cerita diatas dapat kita pelajari inti nya yaitu bahwa semua orang dari jenis Negara, ras atau suku bangsa tertentu tidak menjamin akan dapat mempengaruhi karakter, kebiasan (habits), perilaku dan sikap kita. namun Pola pikir itulah yang dapat mempengaruhi dipengaruhi oleh sistim kepercayaan atau sistim nilai yang kita miliki, nilai-nilai keluarga, pendidikan, dan lingkungan. Karena itu kita harus memastikan agar pola pikir kita hanya dibentuk dan dipengaruhi dengan nilai-nilai yang baik dan benar.
Sebuah transformasi (perubahan) pola pikir harus terjadi, jika kita ingin mengembangkan hidup yang berkualitas. Perubahan ini dimaksudkan supaya semua potensi, bakat, dan talenta kita bisa dikembangkan secara optimal, dan menghasilkan sebuah keluaran (output) dengan kualitas terbaik.
Old Truth akan berganti dengan new truth ketika bukti ditemukan dan hal ini berarti berpikir adalah merubah old truth dengan new truth.
sebagai contoh ada sebuah cerita di suatu taman terdapat acara festival , disitu terdapat banyak sekali pedagang. karena banyaknya penjual yang bardagang dalam festival itu maka seorang penjual balon pada festival itu mempunyai ide untuk melepaskan satu balon warna kuning ke udara, dan beberapa saat kemudian dia melepaskan satu buah balon lagi. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menarik perhatian pengunjung festival. Kemudian seorang anak berumur 7 tahun menghampiri penjual balon tersebut, dan bertanya "Kalau balon berwarna hijau itu dilepaskan apakah bisa terbang ke udara juga ?"Kemudian si penjual balon berkata "Yang membuat balon tersebut terbang ke udara bukan karena warnanya. Tidak peduli mau warna merah, hitam, biru, atau warna lainnya semuanya tetap bisa terbang. Karena yang membuatnya bisa terbang ke udara adalah gas yang terdapat dalam balon tersebut. (Holy Spirit in you)
menarik sekali cerita tersebut, di dalam kehidupan sehari hari kita, pasti kita banyak sekali melihat contoh contoh dalam pengembangan diri, pola pikir. contoh singkat mengenai pengembangan diri yang sangat sederhana yang di dalam kehudupan sehari hari kita sering menemuinya .
Saat ini di Indonesia banyak sekali lulusan dari banyak perguruan tinggi negeri, swasta bahkan Luar negeri baik S1 ataupun S2 yang belum mendapatkan pekerjaan padahal sebagaian dari mereka ada yang mempunyai IQ yang cukup bagus, namun kenapa ada yang mempunyai IQ yang cukup bagus namun belum mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan background nya. Berikut ini adalah cerita pengalaman atau sharing pengalaman dalam kehidupan sehari hari. sewaktu masih kuliah saya meemperhatikan seorang dosen tidak tetap yang mengajar di sekolah swasta, memang sewaktu itu saya tidak mengetahui latar belakang studi nya. hingga suatau saat orang tersebut melamar di perusahaan dan divisi temapt saya bekerja. dari situlah saya mengetahui semua latar belakang dari orang tersebut . simple saja saya mengetahui semuanya dengan membaca Curiculum Vitaenya. ternyata (maaf) Indeks prestasinya untuk menjadi seorang dosen masih kurang. namun jika dilihat dari segi pengalaman, segi keberanian dalam memutuskan suatu permasalahan saya rasa tidak perlu diragukan lagi. selain itu banyak hal-hal lain yang ternyata diluar dugaan kepala divisi saya, membuat pemikiran-pemikiran baru untuk peningkatan divisi. jika dilihat dari Lulusan mana sawsta atau negeri, tinggi atau tidaknya indeks perstasi seseorang, tidak memepengaruhi pola pikir seseorang. perubahan mind set dalam peningkatan kualitas diri membawa orang tersebut semakin berkembang karena dia berpikr bahwa Hidup adalah tempat untuk belajar, belajar segala hal, semakin banyak tau maka semakin kaya pengetahuan kita, semakin banyak mengasah kemampuan maka akan semakin tajam kita.
Dari cerita diatas dapat diambil kesimpulan bahwa bagaimanapun bentuk dari seseorang tidak dapat menunjukan kita berhasil atau tidak namun karena berhasil mencapai puncak kesuksesan adalah karena kekuatan yang dimiliki dari dalam dirinya sendiri untuk merubah pola pikir agar bisa lebih baik.
by : DR. Indra.docx (kaprodi akuntansi, pascasarjana UPN "veteran" jatim)
Semangat perubahan
Apabila garis nasib melukai hatimu Pintalah kepada Tuhan nasib yang lain Permintaanmu akan nasib baru adalah patut Karena Tuhan memutuskan nasib tak terhingga banyaknya
Pernahkah engkau mengutuk diri sendiri, terlalu banyak mengeluh sambil menyalahkah Tuhan. Menyalahkan karena berprasangka tidak adil. Atau, terlalu iri pada sesama. Berpandangan bahwa orang lain diberikan riski dan keadaan yang serba ada. Serba enak. Sedangkan, ketika engkau menengok diri sendiri, masih jauh dari kata cukup. Masih hidup serba kekurangan. Pernahkah¡Äpernahkan hal ini terasakan¡Ä?. Atau, engkau merasa hidup selalu sial. Nasib selalu buruk. Dalam kehidupan keseharian hanya dipenuhi duka lara. Nyaris, tak ada cerita bahagia didalamnya. Hidup serasa suram, harapan akan datangnya kebahagiaan seperti fatamorgana. Harapan yang belum pasti kapan datangnya. Ditambah lagi, merasa tak ada potensi terbaik dalam diri. Pesimis akan masa depan. Hati selalu terpuruk. Bahkan nampaknya hidup terasa gelap. Ah, semoga saja itu tak terjadi. Hari ini, saya hanya sekedar ingin membincang tentang optimisme, bukan pesimisme.
Hasrat untuk membincangkannya berawal dari *curhat* seorang teman. Dia, merasa seperti yang saya ceritakan diawal. Lebih banyak diam ketika saya mendengar ceritanya. Hanya saja, saya merasa ada yang perlu diluruskan. Ada yang sepertinya perlu pemikiran berbeda dalam mensikapi fenomena nasib kita. *Ya, pandanglah dunia dengan cara yang berbeda*. Karena, duniapun begitu. Dibalik sisi gelap, ada cahaya yang terang benderang. Gelap terang dunia itu niscaya. Tinggal, pandai-pandai kita dalam memilihnya.
Orang yang merasa miskin, kadang terlalu melihat dan mendongak keatas. Sambil berandai-andai, memimpikan betapa enaknya jadi orang kaya. Sementara, kadang, orang yang dipandang kaya itu rupanya tak seindah yang dibayangkan oleh si miskin. Hidup selalu sibuk. Urusan banyak. Kadang persoalan datang silih berganti. Tak ada hentinya. Setiap pulang ke rumah, tinggal capeknya saja. Singkatnya, nyaris tak ada waktu senggang untuk menikmati hidup. Menikmati kekayaan yang dimilikinya.
Saya tak hendak mengatakan bahwa jangan jadi orang kaya. Justru, kita perlu kaya. Hanya, tak sekedar kaya materi. Kaya jiwa juga perlu. Karena inilah sebenarnya kekayaan yang mendatangkan kebahagiaan. Dalam kondisi apapun. Untuk bisa meraihnya, kita memang perlu menggelorakan semangat untuk berubah. Islam sendiri telah mengajarkan itu. Tuhan tidak akan merubah nasib sebuah kaum, sebelum mereka mau merubah nasib diri mereka sendiri. Inilah yang dinamakan proses. Bagi siapapun yang kini sedang merasa terpuruk. Tak ada kata selain kita mesti bangkit. Membangun kembali keping-keping semangat yang masih ada. Memaksimalkan segenap potensi yang kita miliki. Mari sama-sama kita mengejar mimpi yang belum terwujudkan. Mimpi yang masih tertunda. Kita mesti ingat, masa depan adalah apa yang kita rangkai hari ini. Selangkah demi selangkah, mari kita semai dan wujudkan mimpi-mimpi kita bersama. Semangat untuk berubah kita bangun kembali. Kali ini, kita memang perlu sepakat dengan kata para pakar pengembangan diri, sikap optimis. Ya, sebuah optimisme dalam diri kita. Sikap optimis itu perlu asal proporsional, asal tidak berlebihan. Optimisme perlu ada sebagai awal perubahan atas diri kita, bukan sebaliknya, selalu pesimis. Yang kita perlukan adalah optimisme, bukan pesimistis. Sebab sikap pesimis tidak akan pernah menghasilkan apa-apa. Percayalah !.
Pernahkah engkau mengutuk diri sendiri, terlalu banyak mengeluh sambil menyalahkah Tuhan. Menyalahkan karena berprasangka tidak adil. Atau, terlalu iri pada sesama. Berpandangan bahwa orang lain diberikan riski dan keadaan yang serba ada. Serba enak. Sedangkan, ketika engkau menengok diri sendiri, masih jauh dari kata cukup. Masih hidup serba kekurangan. Pernahkah¡Äpernahkan hal ini terasakan¡Ä?. Atau, engkau merasa hidup selalu sial. Nasib selalu buruk. Dalam kehidupan keseharian hanya dipenuhi duka lara. Nyaris, tak ada cerita bahagia didalamnya. Hidup serasa suram, harapan akan datangnya kebahagiaan seperti fatamorgana. Harapan yang belum pasti kapan datangnya. Ditambah lagi, merasa tak ada potensi terbaik dalam diri. Pesimis akan masa depan. Hati selalu terpuruk. Bahkan nampaknya hidup terasa gelap. Ah, semoga saja itu tak terjadi. Hari ini, saya hanya sekedar ingin membincang tentang optimisme, bukan pesimisme.
Hasrat untuk membincangkannya berawal dari *curhat* seorang teman. Dia, merasa seperti yang saya ceritakan diawal. Lebih banyak diam ketika saya mendengar ceritanya. Hanya saja, saya merasa ada yang perlu diluruskan. Ada yang sepertinya perlu pemikiran berbeda dalam mensikapi fenomena nasib kita. *Ya, pandanglah dunia dengan cara yang berbeda*. Karena, duniapun begitu. Dibalik sisi gelap, ada cahaya yang terang benderang. Gelap terang dunia itu niscaya. Tinggal, pandai-pandai kita dalam memilihnya.
Orang yang merasa miskin, kadang terlalu melihat dan mendongak keatas. Sambil berandai-andai, memimpikan betapa enaknya jadi orang kaya. Sementara, kadang, orang yang dipandang kaya itu rupanya tak seindah yang dibayangkan oleh si miskin. Hidup selalu sibuk. Urusan banyak. Kadang persoalan datang silih berganti. Tak ada hentinya. Setiap pulang ke rumah, tinggal capeknya saja. Singkatnya, nyaris tak ada waktu senggang untuk menikmati hidup. Menikmati kekayaan yang dimilikinya.
Saya tak hendak mengatakan bahwa jangan jadi orang kaya. Justru, kita perlu kaya. Hanya, tak sekedar kaya materi. Kaya jiwa juga perlu. Karena inilah sebenarnya kekayaan yang mendatangkan kebahagiaan. Dalam kondisi apapun. Untuk bisa meraihnya, kita memang perlu menggelorakan semangat untuk berubah. Islam sendiri telah mengajarkan itu. Tuhan tidak akan merubah nasib sebuah kaum, sebelum mereka mau merubah nasib diri mereka sendiri. Inilah yang dinamakan proses. Bagi siapapun yang kini sedang merasa terpuruk. Tak ada kata selain kita mesti bangkit. Membangun kembali keping-keping semangat yang masih ada. Memaksimalkan segenap potensi yang kita miliki. Mari sama-sama kita mengejar mimpi yang belum terwujudkan. Mimpi yang masih tertunda. Kita mesti ingat, masa depan adalah apa yang kita rangkai hari ini. Selangkah demi selangkah, mari kita semai dan wujudkan mimpi-mimpi kita bersama. Semangat untuk berubah kita bangun kembali. Kali ini, kita memang perlu sepakat dengan kata para pakar pengembangan diri, sikap optimis. Ya, sebuah optimisme dalam diri kita. Sikap optimis itu perlu asal proporsional, asal tidak berlebihan. Optimisme perlu ada sebagai awal perubahan atas diri kita, bukan sebaliknya, selalu pesimis. Yang kita perlukan adalah optimisme, bukan pesimistis. Sebab sikap pesimis tidak akan pernah menghasilkan apa-apa. Percayalah !.
Minggu, 03 Juli 2011
Thing Different
Sebenernya tampil beda itu sangat mudah apabila kita punya keinginan yang cukup kuat untuk merubah itu semua. Mungkin dengan semboyan “ Jadilah Manusia Beda yang Konstruktif, Jangan Menjadi Manusia Beda tetapi Destruktif”, maka akan membangkitkan semangat kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, yang lebih maju dari yang sebelumnya. Sebenarnya, kita bisa mencari cara tersendiri untuk dapat tampil beda dengan berbagai hal yang kita lakukan setiap harinya, dan terlebih lagi yang bermakna untuk kehidupan kita kedepannya. Orang bijak mengatakan bahwa,,,,,,,, “Biarkanlah Kita Menjadi Beda dan Meninggalkan Jejak- Jejak yang Semakin Indah dan Mulia Bagi Dunia yang Pernah Kita tempati..”
Menurut Lauchlan A. K. Mackinnon, seorang konsultan dan pengajar dari Australia, ada 12 langkah yang bias kita lakukan untuk membuat diri kita untuk tampil beda..
12 Tips Menjadi Beda !
Dengan cara mempertanyakan sesuatu hal yang selama ini kita lakukan, dikerjakan ataupun diyakini.
Dengan cara mencari cara baru dan pendekatan baru dalam melakukan sesuatu.
Dengan cara melahirkan dan mengekspresikan suatu cara dan ide yang baru dan Frees.
Dengan cara mendobrak standar- standar yang ada serta memimpin suatu pendekatan yang membuahkan hasil yang semakin baik.
Dengan cara memberikan suatu pemahaman dan pendalaman atas sesuatu bidang di Dunia ini.
Dengan cara memperluas sudut pandang mengenai apa yang mungkin serta sanggup untuk diwujudkan.
Dengan cara berfikir secara bebas dan merdeka setidak- tidaknya untuk diri kita sendiri.
Dengan cara memberikan informasi yang berbeda serta mencerahkan.
Dengan cara menjadi orang yang berani melangkah serta mengekspresikan kepada khalayak, akan keunikan sikap maupun sudut pandang kita.
Dengan cara memimpin dan mengarahkan orang melewati suatu perubahan.
Dengan cara menjadi pribadi yang mempunyai komitmen pada bidangnya, sehingga ia dikenal, diakui, dan dipandang dalam bidang yang ditekuninya.
Dengan cara menemukan siapa diri kita, menjadi unik dan memiliki keberanian untuk mengeluarkan/membuktikan kepada Dunia, siapa diri kita yang sesungguhnya.
by: irma
Langganan:
Postingan (Atom)

